Jenis Operator dan Operasi String

A. Pengertian Operator pada C++

Operator merupakan suatu simbol yang digunakan untuk melakukan suatu operasi atau manipulasi, seperti operator penjumlahan, pengurangan, perkalian, pembagian dan operator lainnya. Fungsi operator-operator ini sangat penting, tanpa adanya operator kita tidak bisa membuat program perhitungan, program perbandingan dan lain-lain. Operator-operator pada pemrograman C++ memiliki beberapa sifat sebagai berikut:

Unary Sifat unary hanya melibatkan sebuah operand yang terdapat pada operator aritmatik c++.
Contoh : -5

Binary Sifat binary melibatkan dua buah operand yang terdapat pada operator aritmatik c++.
Contoh : 2+3

Ternary Sifat ternary melibatkan tiga buah operand yang terdapat pada operator aritmatik c++.
Contoh : (23%2)+5+9

B. Macam-macam Operator pada C++


Sebenarnya di list pembahasan di atas sudah bisa dilihat macam-macam operator pada C++, tetapi pada list di atas adalah operator-operator yang akan menjadi pembahasan. Untuk macam-macam operator lebih lengkapnya ada di bawah ini.

1. Operator Aritmatika

2. Operator Pemberi Nilai

3. Operator Penambah dan Pengurang

4. Operator Relasi

5. Operator Logika

6. Operator Bitwise

List di atas merupakan macam-macam operator yang terdapat pada C++, apabila ada operator yang teman-teman tau dan tidak ada di list, mohon beritahu kami lewat koment di bawah. Dan dari operator-operator di atas, yang tidak dijelaskan pada artikel ini adalah operator pemberi nilai dan operator bitwise.

C. Operator Aritmatika pada C++


Operator aritmatika sama fungsinya dengan oprator matematika sederhana, yang membedakan ada beberapa tanda yang tidak sama dari operator matematika yang biasa kita gunakan pada pelajaran matematika. Ada 5 operator aritmatika dalam pemrograman C++ yang akan kita bahas satu per satu berikut ini. Contoh program digabung menjadi 1 setelah penjelasan aritmatika satu per satu.

1. Operator Penjumlahan

Pada matematika menggunakan tanda " + " tambah, pada pemrograman C++ pun sama menggunakan tanda " + " tambah juga. Contoh penggunaannya:
var = 2 + 3;
atau
var = angka1 + angka2;
atau
var = angka1 + 3;
atau lainnya
 2. Operator Pengurangan
Penggunaan operator pengurangan sama dengan operator penjumlahan dan tanda yang digunakan sama dengan matematika yaitu tanda " - ". Contoh penggunaannya:
var = 3 - 2;
atau
var = angka1 - angka2;
atau
var = angka1 - 3;
atau lainnya

3. Operator Perkalian

Operator perkalian pada pemrograman c++ memiliki tanda bintang " * " sedangkan pada matematika lebih dikenal dengan tanda " x ". Contoh penggunaannya:
var = 2 * 3;
atau
var = angka1 * angka2;
atau
var = angka1 * 3;
atau lainnya

4. Operator Pembagian

Operator pembagian pada program C++ menggunakan tanda backslash " / ". Contoh penggunaan:
var = 4 / 2;
atau
var = angka1 / angka2;
atau
var = angka4 / 2;
atau lainnya

5. Operator Modulus

Operator modulus merupakan hasil sisa dari pembagian. Contoh penggunaannya:
var = 3 % 2;
atau
var = angka1 % angka2;
atau
var = angka1 % 3;
atau lainnya
Contoh :

D. Operator Penambah dan Pengurang pada C++

Operator penambahan menggunakan tanda " ++ ", artinya variabel yang digunakan akan bertambah 1 dan operator pengurangan menggunakan tanda " -- " artinya variabel yang digunakan akan berkurang 1.
Bentuk penulisan :

A++ atau ++A
A-- atau --A

E. Operator Relasi pada C++

Operator relasi digunakan untuk membandingkan dua buah nilai dan hasil dari perbandingan menghasilkan nilai 1 jika benar dan 0 jika salah. Kegunaan dari opertor relasi ini sangat penting dalam membuat program apalagi ketika kita membuat program percabangan atau perulangan, dalam hal lain pun ini sangat penting. Ada 6 operator relasi yaitu " == " , " != " , " > " , " < " , " >= " , " <= ". Sebagai contoh kita gunakan variabel x dan y.

Tanda sama dengan " == " (bukan pemberi nilai) digunakan ketika membandingkan nilai x dan nilai y sama.
Tanda tidak sama dengan " != " digunakan ketika membandingkan nilai x tidak sama dengan nilai y.
Tanda lebih besar " > " digunakan ketika membandingkan nilai x lebih besar dari nilai y.
Tanda lebih kecil " < " digunakan ketika membandingkan apakah nilai x lebih kecil dari nilai y.
Tanda lebih besar sama dengan " >= " digunakan ketika membandingkan apakah nilai x lebih besar sama dengan nilai y.
Tanda lebih kecil sama dengan " <= " digunakan ketika membandingkan apakah nilai x lebih kecil sama dengan nilai y.
Contoh :


F. Operator Logika pada C++

Operator logika masih berhubungan dengan operator relasi, yaitu untuk menghubungkan dua buah atau lebih operasi relasi menjadi sebuah ungkapan kondisi. Operator logika ini juga menghasilkan nilai 1 jika benar dan 0 jika salah. Operator logika berkaitan erat dengan tabel kebenaran dalam menentukan nilai benar atau salah. Ada 3 tanda operator yang digunakan yaitu :
Macam-macam operator logika pada c++
Operator AND " && ".
Operator " && " akan bernilai benar jika dua buah atau lebih operasi relasi bernilai benar atau jika nilai a dan nilai b sama maka hasil yang didapatkan adalah benar.

Operator OR " || ".
Operator " || " akan bernilai benar jika salah satu dari operasi relasi bernilai benar atau jika nilai a dan nilai b bernilai salah maka hasilnya salah selain dari itu benar.

Operator NOT " ! ".
Operator " ! " adalah kebalikan dari ekpresi yang disebutkan

Contoh : 

Operasi String

String adalah jenis data yang menyimpan untaian kata/ kalimat. Contoh variabel string dalam kehidupan sehari adalah berupa semua bentuk nama dengan segala manifestasinya seperti : nama orang, nama pekerjaan, nama instansi, hobby, alamat, makanan, minuman dan lain-lain.

a. Fungsi strcat ( )
        Fungsi ini digunakan untuk menambahkan string sumber kebagian akhir dari string tujuan. Bentuk penulisan : strcat ( tujuan, sumber );
Contoh :
b. Fungsi strcmp ( )
        Fungsi ini digunakan untuk membandingkan string pertama dengan string ke dua. Hasil dari fungsi ini vertipe interger ( int ). Bentuk penulisan :var_int = strcmp (str1, str2 );
Contoh : 

c. Fungsi strcpy ( )
        Fungsi ini digunakan untuk  menyalin string asal ke-variabel string tujuan, dengan syarat string tujuan mempunyai tipe data dan ukuran yang sama dengan string asal. Bentuk Penulisan : strcpy ( tujuan, asal );
Contoh : 
d. Fungsi strlen ( )
         Fungsi ini digunakan untuk memperoleh banyaknya karakter dalam string .Bentuk penulisan : strlen ( str );
Contoh : 
e. Fungsi strrev ( )
       Fungsi ini digunakan untuk membalik letak urutan karakter pada string. String urutan paling akhir dipindahkan keurutan paling depan dan seterusnya. Bentuk penulisan :
strrev ( str ) ;
Contoh : 

Komentar